Welcome our guest, Ramadhan…..

Click to visit the original post

welcome, ramadan, the long-awaited guest.

we’ll honor you to our very best.

come in come in, and have a seat;

we love you, before we even meet;

you’re kind, and dear, and full of blessing;

goodwill and hope, are you possessing.

you’re numbered days we hold so dear-

and your baraka, we clutch so near.

the devils are chained and locked away

when you come to us to sit and stay,

and every fear of their plots is gone away.

we gladly end our food and drink

to take time to study and to think

of the Qur’an sent down during your days,

to the man who’s heart full of piety weighs.

Ya Ramadan, the blessed, the sacred guest,

you’re more honorable than all the rest.

You’re kindness is so undeniable,

For every righteous deed is multipliable

During your time, by amounts indescribable.

and when we stay in hunger and thirst,

we think of the poor and downtrodden, the most.

and when we break our fast upon you,

we rejoice in the bounty of the One in who’s

hands is our lives.

we remember the mean, to never despise.

we pray during your nights (as we were told

by the Prophet), which is better than gold.

welcome, o ramadan. come in, come in.

let your grace, favors, and gladness begin.

~Hamba Rabbani~

Dari bangsawan ke pahlawan…

بســـــــــــــــــــم الله الرحمن الرحيم

Assalamualaikum, lama rasanya tidak menaip.  Entah mengapa hari ini saya rasa mahu menulis sajak.  Saya pun bukanlah reti sangat sebenarnya.  Sengaja mencuba.  Semoga bermanfaat buat semua 😀

Mus’ab,

sahabat nabi,

namamu harum di langit dan di bumi.

 

Mulanya,

engkau bangsawan yang kaya raya,

hidupmu bergelumang harta,

pakaianmu bertukar setiap masa,

dirimu agung di hadapan mata, baik lelaki mahupun wanita.

 

Tika datangnya Islam,

engkau menerimanya,

hingga menyebabkan si ibu murka,

berhari-hari bermuram durja,

tanpa mahu menjamah apa sahaja,

namun pendirianmu tetap jitu,

katamu,

walau ibu bernyawa seribu,

dan ditarik satu persatu,

tetap aku tidak akan berpaling,

dari menyembah Yang Satu.

 

Lalu,

jadilah dirimu,

miskin tanpa harta,

tinggal sebatang kara,

namun engkau tidak berduka,

jauh sekali berasa lara,

kerana Allah dan rasul ada bersama.

 

Betapa dirimu seorang pahlawan,

di medan uhud tanganmu engkau korbankan,

namun semangatmu tidak terkalahkan,

panji Islam tetap engkau pertahankan,

walau nyawa menjadi taruhan,

lalu engkau gugur di tengah medan,

mulia sebagai seorang wirawan.

 

Gugurnya air mata seorang nabi,

Engkau yang dahulu kaya,

tiada kain untuk dikafani,

namun jasadmu terus mewangi,

berangkat ke syurga tertinggi,

yang lebih kekal abadi.

 

Tinta,

~Hamba Rabbani~

JePuN… Ada Apa Pada Mereka?!!

Jepun,
musuh islam yang ketara,
selain Amerika, Korea dan Israel,
bijak bermain kata,
membuat tipu daya,
untuk merosakkan anak-anak islam.

Jepun,
sebuah negara yang tersergam megah di ufuk timur,
namun hatiku sering tertanya,
apa yang ada pada diri mereka sehingga mereka lebih kalian kagumi daripada Allah?
apa yang ada pada diri mereka sehingga mereka lebih kalian utamakan daripada Allah?
Hebat sangatkah mereka?
Hebat sangatkah mereka sehingga dapat menandingi Allah dan Rasul-Nya?
Mengapa mereka kalian kagumi,
sedangkan di hatiku,
tiada yang tersisa melainkan,
perasaan benci,
jelik dan meluat,
dengan apa yang mereka lakukan.

Lagu-lagu mereka halwa telinga syaitan,
membingitkan telingaku dari mendengarkan suara azan,
filem-filem mereka adalah filem-filem iblis,
menyakitkan mata dan hatiku yang seperti digilis.

Wahai sahabatku,
kalian mengatakan pada mereka ada nilai murni,
tapi aku tertanya-tanya,
tidak cukup lagikah peribadi Rasulullah yang ulung buat kalian,
akhlak baginda tiada tandingan,
meskipun kalian menafikan,
semuanya telah tertulis di dalam kitab al-Quran?
tidakkah patutnya baginda lebih kalian sanjungan daripada mereka?

Sahabatku,
kalian menyanjungi negara mereka,
tiada kecurian meskipun tingkap terbuka,
tetapi tidakkah kalian melihat,
pemerintahan Umar Abdul Aziz,
peminta sedekah pun tiada,
semua tiada bezanya,
sama sahaja di pandangan mata,
negara aman tanpa sengketa,
bukan sahaja manusia,
malah kambing dan serigala jua.

Sahabatku yang kucintai sepenuh hati,
kalian mengagumi perubahan mereka,
hati yang kotor bagaikan terhentak,
berubah dari noda hitam,
tapi tidak tahukah kalian,
bahawa kedatangan Rasulullah bukan sahaja mengubah satu negara,
malah satu dunia,
musyrikin Arab yang lebih kasar, bengis dan kejam,
menodai wanitra, membunuh zuriat sendiri,
namun mereka dapat berubah,
menjadi selembut dan sesuci kapas,
hati yang keras berubah menjadi tangisan di tengah malam,
tidakkah itu yang lebih patut kalian kagumi?

Sahabatku yang dikasihi,
kalian terpana menyaksikan budaya mereka,
di saat bencana melanda,
orang lain lebih mereka utamakan dari diri mereka sendiri,
tetapi tidakkah kalian menyusuri sejarah,
melangkaui kisah tiga saudara,
Ikrimah, Harith dan Suhail,
bertarung maut di medan Yarmouk,
seteguk air yang dihagakan,
diberikan kepada orang lain tanpa mementingkan diri sendiri,
padahal mereka lebih memerlukan,
tidakkah itu yang lebih membuatkan kalian terpana?

Sahabatku tercinta,
kalian tertegun dengan sifat setiakawan mereka,
jujur dalam persahabatan,
tanpa khianat, tanpa pembohongan,
tapi dapatkah mereka menandingi Saidina Abu Bakar,
dalam bersahabat,
menyerahkan segalanya,
harta meskipun nyawa,
kerana besarnya cinta,
tidakkah itu lebih menegunkan?

Sahabat seperjuanganku,
kalian terpesona dengan dedikasi mereka,
bekerja tanpa lelah,
berganding bahu bersama,
tetapi tidakkah kalian melihat,
bertapa dedikasinya kerja para sahabat,
bersama-sama menggali parit,
di sekeliling tempat seluas kota madinah,
tanpa upah, tanpa rasa payah,
bukankah itu lebih mempersonakan kalian?

Wahai sahabatku tersayang,
kalian mengatakan cara hidup yang diamalkan mereka sihat,
tapi butakah kalian dari melihat betapa sihatnya Rasulullah,
dengan ruku’ dan sujud baginda,
setelah segalanya terbukti,
bahawa kedua-duanya mempunyai khasiat,
yang lebih patut kita kagumi?

Sahabatku,
kalian menyebut-nyebut artis mereka kerana kemachoannya,
tahukah kalian yang macho mereka itu hancur,
menghancurkan diri mereka dan juga kalian,
jika kerana paras yang kacak,
tidak terlawan dengan kejernihan wajah Rasulullah,
beserta nur di wajah baginda,
senyumannya sahaja memikat hati,
menenangkan hati yang resah,
mengubat rindu di hati sahabat,
kemachoan baginda lebih terserlah,
berkecai batu dengan tangan,
tanpa alat dan juga alas,
tenang walaupun diacu pedang,
diherdik, dimaki, dinista,
baginda masih mampu tersenyum,
bukankah itu lebih macho pada pandangan kalian?
tetapi kenapa bukan nama mulia baginda yang meniti di bibir kalian?

Sahabatku,
jika kerana kulit yang cerah,
usahlah kalian berbangga,
kerana,
ia tidak dapat menandingi kecerahan kulit Salman al-Farisi,
di syurga menjadi ketua,
di antara muslim yang berkulit putih,
dikatakan umpama kulit bidadari,
bukan sahaja cerah,
malah bersih kemerah-merahan,
diterangi pancaran nur Ilahi,
dan semestinya mereka tidak dapat mengalahkan,
cerahnya kulit sang bidadari.

Sahabatku,
jika kalian menyintai mereka kerana lagu mereka,
atau suara merdu mereka,
berhentilah kalian,
semerdu-merdu suara mereka,
tapi apakah ia dapat menghentikan aliran sungai,
mendiamkan kicauan burung,
seperti alunan suara Dawud,
dapatkan mereka menandinginya,
bukan sahaja tidak dapat,
malah nyanyian itu dikutuk langit dan dibumi,
dilaknat para malaikat,
tahukah kalian?
Tidak teringinkah kalian mendengar suara Dawud mengalun merdu,
di Syurga yang hakiki,
tidak teringinkah kalian?

Sahabatku,
di bibir kalian selalu mendendangkan lagu mereka,
lagu yang tidak tahu apa manfaatnya,
tetapi bukankah lebih baik kalian berzikir,
menyebut nama-nama Allah,
ALLAH, ALLAH, ALLAH,
bukankah nama Allah itu lebih indah,
dan menyebutnya akan mententeramkan hati,
tetapi mengapa kalian masih mendendangkan lagu mereka,

Sahabatku,
kalian menontoni filem mereka,
filem cinta yang menyesatkan,
tapi bukankah lebih baik kalian mendengar,
kisah perjalan hidup,
para salafussoleh,
dalam mencari syurga Allah,
bukankah cinta Allah lebih baik dari cinta yang menghanyutkan?

Duhai sahabat,
jika kalian takjub melihat pemimpin mereka,
lupakan sahaja,
qudwah hasanah terbentang di hadapan mata,
seorang pemimpin yang sanggup lapar demi umatnya,
sanggup dicaci, dinista hanya kerana umatnya,
sanggup menderita dan terluka kerana umatnya,
pemimpin yang sentiasa bersama umatnya,
ketika peristiwa berhijrah,
baginda membahayakan diri,
mendahulukan umatnya demi keselamatan mereka,
dan sebelum menghebuskan nafas terakhir,
Ummati…Ummati…Ummati…
adakah pemimpin lain seperti ini?
tidak cukupkah apa yang ditunjukkan Rasulullah,
bukankah seorang pemimpin yang baik sanggup berkorban demi rakyatnya,
bukannya sanggup mengorbankan rakyat disebabkan dirinya?

Sahabat sefikrahku,
kalian telah diracun oleh mereka,
sedarlah kalian,
janganlah kalian lalai dengan tipu daya mereka,
kalian ada iman di dada,
kalian tidak seperti mereka,
perempuan yang tidak beriman lebih hina dari seekor anjing,
lelaki-lelaki mereka seperti sampah,
itukah yang kalian puja selama ini,
hanya sampah dan anjing yang hina?
MasyaAllah sahabatku,
bukalah mata kalian,
jangan pekakkan telinga kalian dengan lagu mereka,
tidak takutkah kalian,
jika satu saat nanti Allah menarik kembali nikmatnya,
yang salah digunakan selama ini,
tidak gentarkah kalian?

Dengarlah sahabatku,
syaitan ada bersama mereka,
berkhidmat setiap masa,
usahlah kalian gentar,
Allah bersama kita,
Janganlah kalian terpedaya,
dengan tipu muslihat mereka,
tolonglah,
kalian adalah sahabatku yang telah mereka rampas,
jika di hati kalian masih berputik iman,
tolonglah kembali,
larilah sejauh-jauhnya dari kegelapan jahiliyyah,
kalian ada fikrah, kalian ada tarbiyah,
jauhilah mereka,
kerana aku sayang kalian,
aku tidak mahu kehilangan kalian,
apabila kalian menuruti mereka terjun ke kancah neraka yang abadi.

Ingatlah sahabatku,
tidakkah kalian terfikir,
setiap saat yang kalian bazirkan untuk mereka,
padahal setiap saat itu berharga,
penentu antara syurga dan neraka,
tidakkah kalian terfikir,
sudahkah kalian merealisasikan matlamat hidup kalian,
tujuan kejadian kalian,
sebelum dipersoalkan olehNya di akhirat kelak,
pernahkah kalian terfikir,
setiap detik kalian melambatkan solat kerana mereka,
sedangkan solat menyelamatkan kalian dari neraka,
sedangkan,
mereka menarik kalian ke dalamnya,
kalian tidak sedar kalian mengurangkan detik waktu bersama Allah untuk menghabiskan masa bersama mereka,
sedangkan melebihkan sesuatu daripada Allah akan membawa kepada syirik?
Tahukah kalian?
Atau kalian berpura-pura tidak tahu?
Tidakkah kalian sedar,
terlampau memuji mereka lebih banyak dari memuji Allah,
akan dikira mempersekutukan-Nya?
Tidak takutkah kalian?
Tidak gementarkah hati-hati kalian?

Mereka,
membuatkan kalian jauh dariNya,
kurangnya kecintaan kepadaNya,
jiwa kalian susah untuk menangis keranaNya,
jiwa kalian tidak bergetar ketika menyebut asma’-Nya,
sebaliknya bergetar apabila menyebut nama mereka.

Wahai kafir laknatullah,
aku tahu kalian tidak akan puas,
selagi kami tidak mengikuti kalian,
syukur aku tidak pernah menyanjungi kalian,
malah aku meluat dan benci dengan perangai kalian.
Jangan harap kalian akan dapat meruntuhkan islam,
selagi Allah bersama kami,
Allah akan memelihara agamanya,
kalian memang bijak,
tetapi sebijak-bijak kalian adalah yang paling bodoh bagi kami,
kalian persis Abu Jahal di zaman Rasulullah,
lihatlah suatu masa nanti,
semua akan berhenti menyanjungi kalian,
kalian akan jatuh,
tersungkur di hadapan kekuasaan Allah,
jika tidak di dunia,
di akhirat kelak pasti!
pasti Allak akan membalasnya!!
Pasti!!!

Ya Allah,
bantulah umat zaman ini,
zaman yang penuh dugaan,
agar kami tidak terlena,
dalam ayunan buaian musuh,
sehingga melupakan asma’-Mu,
memadamkan nama Rasul-Mu,
jauhkanlah Ya Allah,
dan periharalah kami dari orang-orang kafir,
thabitkanlah hati kami Ya Allah,
agar yang bertakhta di dalamnya nama-Mu dan Rasul-Mu.
suburkanlah cinta kami kepadaMu,
dan jadikanlah hanya engkau yang kami puja.

From deep in my heart,
~Hamba Rabbani~
*Yang mencintai ALLAH dan Rasul-Nya*

KoReA PuJaaN RaMai..TapI AkU ??

Korea..Korea..Korea

Kalian memang hebat
Hebat memperbodohkan umat sedunia
Sebijak manapun kehebatan tipu daya kalian
Tipu daya Allah lebih hebat..Kalian pasti tumpas!!

Bagi masyarakat,
Lelaki kalian lelaki idaman mereka
Tapi bagi aku tidak!!
lelaki idamanku adalah yang meletakkan Allah yang tertinggi

Kata masyarakat,
Lelaki kalian kacak tiada bandingnya
Tapi bagiku,
lelaki yang paling kacak adalah yang mukanya disinari
cahaya wudhu’ di akhirat kelak
Tapi kalian??Adakah muka kalian pernah dibasahi air wudhu’??!!

Bagi masyarakat,
Perempuan kalian cun melecun!!
Tapi bagiku,
Perempuan kalian adalah perempuan murahan
Bagiku,
Perempuan yang paling cantik malah MaHaL adalah yang pandai
menutup aurat dan menghindari perbuatan terkutuk!
Bukan seperti KALiAN !!!

Bagi masyarakat,
Suara kalianlah yang paling merdu
Tapi bagiku,
Suara yang paling merdu adalah yang mengalunkan Al-Quran dengan lembut
Tapi kalian ???Adakah tangan KoToR kalian pernah menyentuh kitab suci khas milik ummat Muhammad???

Bagi masyarakat,
nyanyian kalian menusuk jiwa mereka
Tapi bagiku,
Alunan zikirlah yang paling menusuk kalbu

Kata masyarakat
Bahasa kalian mantap!
Tapi bagiku,
Bahasa yang paling mantap adalah bahasa Kalamullah
Bahasa Allah..Bahasa Rasulullah..Bahasa Syurga

Bagiku,
Kalian adalah musuh !!
Selepas syaitan..
Selepas Israel dan sekutunya..
Kemudian KaLiAn !!
Aku benci kalian!
Mungkin benciku pada kalian setaraf dengan benciku terhadap
Israel laknatullah

Bagiku,
Kalian adalah ejen syaitan pada masa kini
Dendamku pada kalian tak akan hilang dari hati ini !!
Kalian telah mencuri sahabat-sahabatku dari pelukanku

ALHAMDULILLAH !!!!
Aku tidak berminat langsung dengan JaHiLiYYaH kalian
Jika nanti aku mengenali seseoarng dari kalian,
Nescaya orang itulah orang yang paling hina bagiku

Andai nanti Islam tersebar di negara kalian

Aku bangga dengan kalian

Tapi sekarang ???
SEKARANG KALIAN ADALAH MUSUHKU !!!!

Luahan hati seorang ummat Muhammad,
~ !Penyeru Ad-Deen! ~